Saya kenal kang Unang sejak Januari 2011,
ketika memantau pemilukada bupati dan wakil bupati kabupaten Cianjur. Saat itu kang Unang menjadi ketua KPUD
Cianjur. Orangnya baik, ramah, dan sangat membantu. Saya datang sebagai
pemantau pemilu dari KIPP Nasional.
![]() |
| Foto bersama dengan kang Unang selesai pemantauan pemilukada Cianjur 2011 |
Tentu saja, keramahan kang Unang kepada
kami bukan hanya karena kang Unang adalah mantan ketua KIPP Cianjur, tetapi karena
memang sudah bawaannya. Kang Unang juga memfasilitasi lembaga manapun yang
datang ke Cianjur untuk memantau pemilu.Saat itu ada juga JPPR dan AEC (Australia Election Commission) yang
memantau pelaksanaan pemilukada Cianjur.
Januari 2012, kami bertemu lagi, sama-sama
mencalonkan diri sebagai komisioner Bawaslu. Sayangnya kami berdua hanya mampu
mencapai 18 besar kandidat. Tapi bagi
kami berdua, hal ini sudah menjadi prestasi tersendiri, terpilih dari 269
pelamar. Dalam masa seleksi tersebut kang Unang yang lulusan fakultas Hukum
mengajari saya membaca undang-undang khususnya undang-undang pemilu a la
lulusan Hukum.
Saya sendiri adalah lulusan Bahasa Jerman yang nyemplung ke
dunia kepemiluan karena passion saya
sebenarnya adalah di bidang politik. Kursus singkat itu saya bawa hingga
sekarang saya menjadi pemantau pemilu internasional yang mengharuskan saya
mempelajari undang-undang pemilu di negara yang sedang saya pantau.
Pertengahan tahun 2013, kang Unang menelepon saya
memberitahukan bahwa beliau mengundurkan diri sebagai ketua KPUD Cianjur karena
bermaksud mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD atau Dewan Perwakilan
Daerah mewakili provinsi Jawa Barat. Beritanya cukup ramai di media massa, ada yang netral dan ada yang
negatif.
Sebagai teman, saya mendukung pencalonan beliau, dan berharap beliau
akan terpilih, meski banyak jagoan dari Jawa Barat ikut bertanding dalam pemilu
mendatang. Berdasarkan informasi dari KPU, kang Unang satu-satunya calon
anggota DPD dari daerah Cianjur. Karena saya orang Jakarta dan ber-KTP Jakarta,
saya tidak bisa memilih teman saya ini. Semoga sukses kang Unang.
